Senin, 05 Desember 2016

Ibuku Pahlawanku


            Supriastuti lahir di Magelang pada 29 September 1967, merupakan anak bungsu dari 7 bersaudara. Bapaknya bernama Sariman Hadisuwarno dan Ibunya bernama Suprapti. Beliau beserta keluarganya tinggal di Jalan A. Yani, Kedungsari, Kota Magelang.
                 Supriastuti menempuh pendidikannya di SD Kedungsari 2 dan melanjutkan pendidikannya ke SMP Negeri 3 Magelang. Setiap hari beliau berangkat sekolah dengan berjalan kaki bersama teman-temannya. Karena ibunya bekerja ditoko yang terletak didepan rumahnya, sejak kecil beliau telah ikut berjualan membantu ibunya ditoko. Beliau ikut membantu ibunya sepulang sekolah dan pada sore harinya beliau mengerjakan pekerjaan rumah seperti mencuci pakaian dan, mencuci piring, dan menyapu lantai.
                Supriastuti kemudian melanjutkan pendidikannya ke SMA Pendowo selama 3 tahun. Pada saat usia 19 tahun beliau lulus dari SMA. Setahun kemudian tepatnya pada tahun 1986 beliau melanjutkan pendidikannya di UMM. Beliau menyelesaikan pendidikan di UMM selama 5 tahun. Pada tahun 1991 beliau lulus dari UMM dan mendapat gelar sebagai seorang Sarjana Hukum.
                Setelah lulus dari UMM beliau sempat bekerja dipabrik roti probitas. Kemudian pada tahun 1995, beliau diterima bekerja di Bank Jateng. Beberapa tahun setelah bekerja beliau mengenal seorang laki-laki bernama Widodo yang sering berada di masjid didekat rumah beliau. Kerena sering bertemu dan sudah saling mengenal, akhirnya keduanya melangsungkan pernikahan pada tahun 1998. Seteleh menikah mereka dikaruniai sepasang anak laki-laki kembar pada tanggal 9 Juni 1999 yang diberi nama Imam Khoiruddin dan Imam Khoirulloh.
             Setelah menikah beliau menetap di Perum Depkes blok C1 no. 12 sambil membesarkan kedua anaknya. Saat kedua anaknya beranjak besar beliau menyekolahkannya di SD Muhammadiyah 1, SMP Negeri 2 Magelang, dan di SMA Negeri 2 Magelang. Sekarang anaknya duduk di kelas 12 di SMA.
                Supriastuti dan Suami bekerja keras untuk membiayai anak-anaknya supaya menjadi anak yang sukses. Beliau berusaha mendidik kedua anaknya menjadi anak yang taat dan berbakti kepada kedua orang tua serta rajin beribadah. Beliau merupakan sosok ibu yang pekerja keras, rela berkorban untuk anaknya, dan sangat mencintai keluarganya. 
             

1 komentar: